Search
  • Marketing Eden Farm

EdenFarm Berkontribusi dalam Pemulihan Lahan Pertanian Terdampak Erupsi Semeru



Lumajang (24/1) –Lahan pertanian seluas 851 ha di Kecamatan Candipuro dan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang terkena dampak yang cukup parah dari erupsi Gunung Semeru di penghujung 2021 lalu, dan menyebabkan kerusakan tiga jenis komoditi dan infrastruktur pertanian, termasuk tanaman pangan hortikultura dan perkebunan. Bencana ini secara langsung berdampak pada ekonomi dan kelangsungan hidup masyarakat setempat, dimana Lumajang merupakan lumbung pangan Jawa Timur dengan berbagai komoditas andalan seperti padi, kopi, tembakau, jagung, cabe dan tebu. EdenFarm, sebagai startup agritech B2B terdepan, tergerak untuk melakukan aksi nyata dalam mendukung ekosistem pangan di Kabupaten Lumajang. “Melihat kerusakan yang memprihatinkan terutama di bidang pertanian sebagai dampak dari erupsi Gunung Semeru, EdenFarm bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang melakukan berbagai upaya penyelamatan lahan terdampak, antara lain melalui donasi alat dan mesin pertanian (alsintan), berperan aktif menjadi off-taker dari komoditas pertanian yang masih dapat diselamatkan, serta bermitra dengan para petani lokal dengan skema pola tanam, jual beli putus, maupun proyek pendanaan pemulihan lahan pertanian sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujar David Setyadi Gunawan, CEO PT. Eden Pangan Indonesia.


Penyerahan bantuan alsintan berupa power sprayer untuk penyemprotan debu vulkanik dan alat semprot pestisida di lahan pegunungan atau terasering, power traser untuk perontok padi, gerobak sorong untuk mengangkut sisa-sisa material dari letusan maupun untuk mengangkut hasil panen, dan knapsack sprayer untuk menyemprot pestisida di lahan datar atau sawah, dilakukan secara simbolis di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang, Senin (24/1). Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang, Hairil Diani, menyatakan kesiapannya dalam mendukung program tanggap bencana EdenFarm di Lumajang, dan memastikan ketersediaan lahan serta pelaksanaan kemitraan EdenFarm dengan petani setempat yang diharapkan dapat mendukung pemulihan perekonomian di Kabupaten Lumajang, khususnya di Kecamatan Candipuro dan Kecamatan Pronojiwo. “Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, kami berupaya untuk menerapkan Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan (LP2B) secara konsisten, dan menyambut baik inisiatif EdenFarm dalam upaya pemulihan lahan pertanian di Kecamatan Candipuro dan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Kami berharap inisiatif ini dapat mendorong para pemangku kepentingan lainnya untuk berperan serta mendukung perekonomian Lumajang pulih dan bangkit kembali,” ujar Hairil Diani, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang. Selanjutnya, EdenFarm akan melakukan studi kelayakan di area lahan pertanian yang terdampak erupsi Gunung Semeru untuk dilakukan penanaman kembali, di wilayah Kecamatan Candipuro dan Kecamatan Pronojiwo dengan bermitra dengan petani setempat. Salah satu bentuk kemitraan yang ditawarkan adalah Farming Project, program kemitraan EdenFarm dengan petani lokal yang telah berjalan sejak tahun 2020 dan telah bermitra dengan lebih dari ratusan petani.


Dengan hadirnya Farming Project di Kecamatan Candipuro dan Pronojiwo, EdenFarm berkomitmen untuk pemberian modal awal untuk pemulihan dan pengolahan lahan, prediksi harga dan demand yang akurat, dan sistem bagi hasil dengan mitra petani yang menguntungkan bagi kedua belah pihak (win-win pricing). “Dengan menjadi off-taker komoditas pertanian salah satu lumbung pangan nasional ini, kami berharap bukan hanya dapat membantu pemulihan perekonomian di Kabupaten Lumajang, tetapi juga mendukung keberlangsungan ekosistem pangan dengan pemenuhan kebutuhan pasar dengan harga yang bersahabat,” tambah David. Hasil komoditas dari lahan kelolaan EdenFarm di Kabupaten Lumajang seperti beras, jagung dan cabe besar, nantinya akan memiliki jalur distribusi untuk pemenuhan demand dari pasar Jawa Timur dan Jawa Tengah. EdenFarm merupakan salah satu perusahaan startup agritech B2B dengan pertumbuhan terpesat di Indonesia yang memiliki misi menciptakan rantai pasok pangan yang paling efisien untuk para petani dan pengusaha kuliner Indonesia dengan memanfaatkan teknologi untuk memberdayakan petani lokal dan menciptakan dampak positif di mana EdenFarm beroperasi, termasuk meningkatkan pendapatan petani melalui perbaikan ekonomi.


Saat ini EdenFarm beroperasi di 14 kota dan 3 kabupaten, dan akan terus melakukan ekspansi dan penetrasi pasar di sepanjang tahun 2022 ini. Salah satu rencana ekspansi EdenFarm di Q2 mendatang adalah perluasan pangsa pasar ke Solo, Solo Baru, Yogyakarta, Klaten dan Salatiga.


Media Contact: Tyara Putri

Corporate Communications

Manager EdenFarm (PT Eden Pangan Indonesia)

0811-160-5080

tyara.putri@edenfarm.id

137 views